Cara Menggunakan Engine Brake Yang Benar

Cara Menggunakan Engine Brake Yang Benar - Libur Lebaran kini telah usai pekan ini . Road trip keluar kota sebagai menu kembali berbagai lokasi liburan. Namun perjalanan di musim liburan ini tentu berbeda dengan hari-hari biasa. Selain jumlah pengguna jalan yang bertambah banyak, dapat juga dilihat dari jumlah kesialan yang terjadi di setiap musim liburan, contohnya saat mudik, yang meningkat drastis.

Akan menuju beragam destinasi liburan, bisa saja Anda melewati jalan mendaki dan menurun. Khusus pada jalan menurun yang juga mempunyai risiko tinggi timbul musibah, performa system merem jelas mesti terpercaya.

Akan tetapi selain menggunakan rem, juru mudi juga membutuhkan engine brake akan membantu mengurangi atau menjaga kecepatan pada jalan menurun. Sehingga muatan untuk deselerasi tidak semuanya ditanggung oleh rem.

Ketika terlalu sering memakai rem untuk menghentikan laju ken­daraan di jalan menurun, terlebih atas muatan besar, bisa menimbulkan panas berlebih pada sistem rem. Hal ini berpeluang terjadinya gejala rem blong atau malah malfungsi sistem penge­reman.

Softwere engine brake ini erat kaitannya atas tranmisi. Efek dari engine brake akan lebih terasa tatkala di jalan menurun iyalah dengan menurunkan gigi transmisi dari tinggi ke rendah (down shift).

Di sisi lain, engine brake juga bisa meminimalkan pengunaan bahan bakar. Karena tatkala engine brake dilakukan, mesin dalam keadaan cut off. Mesin digerakan oleh poros yang masih mendapatkan gaya dorong dari roda yang berputar. Jadi, untuk system pengereman tetap terjaga dengan baik dan irit BBM ketika mudik, engine brake menjadi cara yang dapat ditempuh.

Lantas bagaimana cara pengunaan engine brake yang benar untuk kendaraan mitsubishi atas transmisi manual dan otomatis?
Kendaraan mitsubishi Transmisi Manual
Pada kendaraan mitsubishi bertransmisi manual, akan melakukan engine brake adalah dengan cara menurunkan tuas transmisi ke posisi makin rendah. Terpen­ting, turunkan posisi gigi secara gradual. Sementara jika melakukan perpindahan gigi secara melompat dapat mengakibatkan kerusakan di mesin. Sebab adanya lonjakan putaran mesin secara mendadak. Perhatikan putaran mesin sebelum memindah ke gigi makin rendah. Pergeseran gigi bisa dilakukan di kisaran 3.000 rpm.

“Yang menjadi catatan penting tatkala melakukan engine brake atas transmisi manual, Anda harus melakukan penge­reman terlebih dahulu akan mengendurkan laju dan putaran mesin. Sesudah itu baru melakukan pergeseran gigi,” kata Bintarto Agung, Executive Director and Chief instructor of Indonesia Defensive Driving Centre (IDDC).

Kendaraan mitsubishi Transmisi otomatis Sebenarnya prinsip kerjanya hampir sama atas kendaraan mitsubishi manual. Supir juga dapat memanfaatkan down shift ketika hendak melakukan engine brake.

“Pada kendaraan mitsubishi bertransmisi matik yang dilansir tahun 2000, biasanya tersedia pilihan over drive (O/D), caranya atas menonaktifkan O/D akan menurunkan gigi. Akan tetapi engine brake yang terjadi tidak terasa signifikan,” tambah Bintarto.

Jika tidak ada pilihan O/D, Teman-teman juga bisa menurunkan tuang transmisi yang semula pada posisi D, dipindahkan ke-3, 2 atau L sekali pun.

Namun Anda harus memperhatikan kecepatan dan putaran mesin (rpm) ketika hendak melakukan down shift. Jangan pernah putaran mesin menyentuh red line. Kalau  putaran mesin terlalu tinggi, kendaraan mitsubishi pun terasa mengentak, sehingga tidak nyaman.

Idealnya, tatkala ingin­ melakuakan engine brake di kecepatan 60 km/jam, Anda dapat menurunkan gigi transmisi pada posisi 3 terlebih dahulu, setelah itu ke posisi 2 pada kecepatan 40 km/jam, sehingga efek engine brake makin kuat lagi.

Sekitar mobil bertransmisi otomatis telah dilengkapi fitur yang bisa memindah gigi kian
 rendah secara otomatis ketika bodi menukik pada jalan menurun. Semisal fitur Grade Logic Control pada transmisi otomatis Mitsubishi. Fitur ini memudahkan pengemudi akan mendapatkan efek engine brake tanpa perlu memindah tuas transmisi.

Demikian artikel mengenai  Cara Menggunakan Engine Brake Yang Benar

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Menggunakan Engine Brake Yang Benar"

Post a Comment

Kendaraan Niaga

Passenger Car